:: You are at :: - My Journey -
.:My Journey:.
 
:: U-MAG: The Real Backpacker's Note
PermalinkPermalinkSun, Jun 06, 2010 @07:06 by Avgustin, Categories: Journey 2005-2006




Catatan Backpacker Tulen

Jika perjalanan backpacking Anda ke Kamboja dengan pesawat murah dan menginap di hostel penuh bule bau sudah dianggap luar biasa, sebaiknya Anda membaca Selimut Debu. Sang penulis bisa dibilang backpacker Indonesia paling gila.

Dengan hanya mengantongi US$ 300 (sekitar Rp 2,8 juta), Agustinus Wibowo nekat memulai perjalanan dari Beijing ke Afganistan. Dia menyambangi negeri itu ketika residu perang Taliban- Amerika masih terbang di udara, 2003. Agus menumpang kereta kelas kambing, bus, dan truk; bertahan hidup hanya dengan jajanan pasar; dan menembus keganasan gunung-gunung di utara Pakistan. Di buku harian kumal, ia menuliskan kisah perjalanannya yang benar-benar luar biasa: menembakkan Kalashnikov ke gua Usamah bin Ladin, hampir diperkosa gay Afgan, dan berkalikali ditangkap tentara.

Catatan di buku harian kumal itulah yang kini bias kita nikmati dalam buku setebal 461 halaman dengan foto-foto indah hasil jepretannya sendiri. Tak hanya berbekal kisah dramatis, Agus juga memiliki kemampuan menulis dengan baik. Bahasanya lancar, logikanya runut, dan pemilihan diksinya sangat luas. Oh ya, Tuhan sepertinya membekali Agus kemampuan berbahasa. Selain berbahasa Indonesia dengan baik, dia mampu berkomunikasi dalam selusin bahasa—Cina, Rusia, Urdu, Farsi, dan bahasa negeri-negeri Asia Tengah.

Kemampuan bahasa inilah yang memperkaya pengalaman dan kedalaman cerita. Dia dengan mudah ”menyamar” sebagai pria suku Hazara—salah satu suku di Afganistan dengan tampang mongolid (mata sipit dan kulit mulus tanpa bulu). Tak ada orang Afgan yang percaya dia berasal dari Indonesia sampai dia mengeluarkan paspor hijau bergambar burung Garuda. Tinggal di rumah orang Afgan atau duduk selama tiga hari penuh di samovar, kedai teh tempat orang Afgan bertukar gosip. Tanpa pemandu dan penerjemah, dia menerobos hingga Wakhan, kota di jantung Tajikistan yang masih perawan, sebuah surga yang hilang.

Meski amat dekat dan mencintai Afganistan, Agus cukup tegas mengambil jarak saat menuliskan pengalamannya. Sambil berkisah, dia melemparkan kritik kepada rakyat Afgan: tentang kekolotan mereka, rendahnya pendidikan, dan perlakuan kepada perempuan. Tapi Agus juga mengagumi mereka: keramahtamahan kepada tamu, kelaki- lakian, dan kecintaan mereka kepada negeri.

Tak ada gading yang tak retak. Selimut Debu tampaknya terlalu panjang untuk perjalanan di satu negeri. Agus—dan editornya— juga melewatkan sejumlah pengulangan yang tak perlu. Peletakan peta di halaman 18 pun agak terlambat, karena nama sejumlah kota sudah muncul di halaman sebelumnya. Foto-foto yang terlalu mini sebaiknya diterbitkan dalam buku fotografi yang terpisah. Sampulnya, meski cantik, tak menandakan ini adalah sebuah buku perjalanan, karena tak ada subjudul. Sepintas mirip novel. Meski demikian, buku ini tetap layak disebut sebagai salah satu buku perjalanan terbaik yang ditulis oleh orang Indonesia.l

Trackback address for this post:

This is a captcha-picture. It is used to prevent mass-access by robots.
Please enter the characters from the image above. (case insensitive)
::Comments
Comment from: christine kisin [Visitor] Email
true that!
K'gus bener2 backpacker gila,
really2 have a brave heart!
so a great job!
can't wait to read ur next book
titik nol n negara stan-nya ditunggu kak'
nda puas kalo cuman di kompas petualang!

keep walking
PermalinkPermalink 06/06/10 @ 19:32
Comment from: christine kisin [Visitor] Email
true that!
K'gus bener2 backpacker gila,
really2 have a brave heart!
so a great job!
can't wait to read ur next book
titik nol n negara stan-nya ditunggu kak'
nda puas kalo cuman di kompas petualang!

keep walking
PermalinkPermalink 06/06/10 @ 19:35
Comment from: didin [Visitor] Email · http://www.facebook.com/dwayu.didin
walau nemunya karena dioyok2 teman dekat,akirnya saya bener 'ketempelan' virus agus setelahnya.

dan baru saya sadar klo setiap saya merasa bete, saya selalu buka blog ini atau baca ulang bukunya hanya untuk merasa lebih baik krna buku ini buat saya merasa ndak ada apa2nya dan masih banyak hal lain yg bisa sya lakukan daripada hanya merasa bete krena hal2 remeh...

nuwun bung agus...

oya,sedikit masukan.mohon disertakan daftar isi atau smcam index buat buku selnjutnya. saya agak kslitan setiap mau pamer ke teman lain tentang hal2 favorit saya di buku ini ^^
PermalinkPermalink 06/06/10 @ 21:21
Comment from: Hani [Visitor] Email · http://www.facebook.com/handayani.warih
Saya sdh membaca bukunya puluhan kali.sampe hafal diluar kepala..meski sebagian besar isinya sdh pernah saya baca di blog ato kompas.com
Well,Ming,km memang backpacker tangguh,mampu bertahan dgn kondisi ekstrem.kemampuan menulis yg bgus,photografer yg keren bgt,kemampuan berbahasa yg mengagumkan.saya sampai bermimpi mengenai negeri2 eksotik itu berminggu2..
Teruskan perjalananmu dan teruslah menulis.May God always be with you...
PermalinkPermalink 06/09/10 @ 18:24
Comment from: Hani [Visitor] Email · http://www.facebook.com/handayani.warih
Saya sdh membaca bukunya puluhan kali.sampe hafal diluar kepala..meski sebagian besar isinya sdh pernah saya baca di blog ato kompas.com
Well,Ming,km memang backpacker tangguh,mampu bertahan dgn kondisi ekstrem.kemampuan menulis yg bgus,photografer yg keren bgt,kemampuan berbahasa yg mengagumkan.saya sampai bermimpi mengenai negeri2 eksotik itu berminggu2..
Teruskan perjalananmu dan teruslah menulis.May God always be with you...
PermalinkPermalink 06/09/10 @ 18:26
Comment from: ridho [Visitor] Email · http://ridhobustami.wordpress.com
salut buat mas agus.......

sebuah buku yang sangat sangat menawan
PermalinkPermalink 06/17/10 @ 14:37
Comment from: pnpm mandiri [Visitor] Email · http://www.pnpmjogja.co.cc
coba dech ke wilayah jogja bagian timur alias gunungkidul, wah bisa lebih sensasi.
PermalinkPermalink 06/18/10 @ 15:24
Comment from: Maria Asten [Visitor] Email
Hai Gus, pa kabar?
udh kembali travelling di Afghanistan lagikah?

Artikel terbarunya bagus. Keep up the good work
PermalinkPermalink 07/07/10 @ 11:19
Comment from: lucy [Visitor] Email · http://www.bitelucy.blogspot.com
Idolaku yang satu ini ( ya idola dalam soal nulis ya dalam soal travelling ) memang benar2 gokilllll.....
semangatnya yg luar biasa n kerendahan hatinya itu loh, yang bikin takjub...
biarpun dalam perjalanannya enggak selalu ketemu 'nasib baik' tapi tangguhnya gilaaaa....

happy travelling Mas! Eits salah, happy exploring Mr Explorer, Gbu always :-)
PermalinkPermalink 07/07/10 @ 12:59
Comment from: dini [Visitor] Email · http://aystalaa.blogspot.com
saya senang sekali bisa baca buku mas agus.. serasa ikut perjalanan kesana. terimakasih buat reportasenya yang memperkaya pengetahuan saya..:)
PermalinkPermalink 07/08/10 @ 05:34

This post has 7 feedbacks awaiting moderation...

::Leave a comment
Your email address will not be displayed on this site.
Your URL will be displayed.

Allowed XHTML tags: <p, ul, ol, li, dl, dt, dd, address, blockquote, ins, del, span, bdo, br, em, strong, dfn, code, samp, kdb, var, cite, abbr, acronym, q, sub, sup, tt, i, b, big, small>
(Line breaks become <br />)
(Set cookies for name, email and url)
(Allow users to contact you through a message form (your email will NOT be displayed.))
This is a captcha-picture. It is used to prevent mass-access by robots.
Please enter the characters from the image above. (case insensitive)
 
:: My Journey
This blog contains my current and previous trips. You can browse the blog categories to read my previous trips (some written in Indonesian language only). And I'd be very happy if you also give comments in my blog.


September 2010
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
 << <   > >>
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30      

:: Categories

:: Archives

:: Search
 
Web avgustin.net




:: Syndicate this blog
 


.:Disclaimer Notes:.
You may not distribute any of the material in this sites without permission from Avgustin.Net
This blog is powered by
b2evolution
Agustinus Wibowo photography
© 2005 - 2008
eXTReMe Tracker